Songsong Perubahan

SIKAP lamban akan terlindas, berhenti berarti mati, apalagi mundur akan hancur, yang tepat bergerak cepat dan trengginas dengan penuh perhitungan, maka sukses akan menghampiri.

KEMAJUAN TEHNOLOGI

Adalah rahmat yang luar biasa bila dilandasi Iman, namun bisa menjadi petaka yang dahsyat ketika lepas dari haluan Iman.

KECANTIKAN SEMESTA

Merupakan pertanda Kesempurnaan Maha Pencipta.

GORESAN WARNA WARNI DI HADAPAN

Adalah khasanah kebijakan yang menjadi suplemen penalaran.

ILMU

Alloh SWT akan mengangkat drajat orang yang beriman dan berilmupengetahuan

Songsong Perubahan

Read more at http://hasbiabhi.blogspot.com/2012/12/cara-memasang-widget-animasi-bergerak.html#kMOEHCHL5P8ZlUHy.99

Senin, 07 Oktober 2013

Budi Daya Jahe



Budi daya jahe merah itu sebenarnya tidak sulit, hanya butuh keberanian untuk mulai. Dengan memanfaatkan lahan sekitar rumah yang kosong, bahkan halamanpun bisa digunakan ketimbang tidak termanfaatkan. Dan budi daya yang paling praktis adalah dengan menggunakan kranjang, polybag atau sag/bago/bagor.



Adapun cara budi daya jahe merah adalah sebagai berikut :


  1. Siapkan keranjang apakah itu keranjang dari bambu, rotan atau kayu tetapi syaratnya adalah keranjang tersebut harus memiliki tinding yang rapat sehingga tanah tidak mudah tercecer dari keranjang.
  2. Isi tanah atau kompos dengan ketinggian 5 cm
  3. Masukkan bibit jahe yang ingin di tanam
  4. Timbun bibit jahe dengan ketinggian 2-5 cm
  5. Lakukan penyiraman hingga tanah dalam keranjang menjadi basah
  6. Letakkan keranjang di tempat terbuka
  7. Lakukan penyiraman 2 kali sehari yaitu setiap pagi dan sore hari.
  8. Pada saat jahe sudah tumbuh besar dan rimpang sudah mulai kelihatan, lakukan penimbunan tanah lagi dengan ketebalan 5- 10 cm. Hal ini dilakukan berulang - ulang sampai kernjang sudah penuh dengan tanah.
  9. setelah penuh anda tinggal menunggu 9 bulan dan jahe sudah siap di panen satu keranjang.

Coro Kethon


Saat itu ada sekumpulan Kecoa (coro bhs jawa), mereka sedang asyik bersantap hidangan dengan keluarganya. Pada Saat itu juga tidak jauh dari tempat mereka ada keluarga manusia yang sedang duduk-duduk santai menikmati hidangan juga sambil melihat acara di televisi. Acara Televisi sedang memberitakan tentang maraknya korupsi yang dilakukan oleh para pejabat disimak sedemikian oleh keluarga manusia tersebut.
Tiba-tiba ada salah satu dari keluarga manusia ada yang bergumam : "la iya mereka itu juga pernah disumpah jabatan dengan memakai Kita Suci berseragam bagus, bahkan pada saat disumpah juga memakai Kopya (Kethu bhs jawa), tapi kok ya masih korupsi, ngempang .. apa nggak punya iman?"
Salah satunya menjawab, nampaknya dia Bapak dalam keluarga itu : "dasar Coro Kethon, memalukan ..."
Mendengar percakapan tersebut seluruh Kecoa yang asyik sedang menyantap terkaget. Salah satu Kecoa yang kecil tanya sama Ayahnya :"Yah apa sih coro kethon itu ?" sama sang Bapak di jawab : "Ooooo..... yang mereka katakan Coro Kethon tadi itu, temen mereka (sesama manusia) yang disumpah jabatan pakai kopyah tapi kelakuannya kaya Coro (Kecoa)". Si Kecil kecoa menimpali : "tapi kitakan nggak pernah melakukan kejahatan kayak mereka (manusia), kenapa mereka menyamakan pelaku keburukan diantara mereka sama dengan kita ...?????". Jawab si ayah :" Ya ... itulah manusia, biar dosa sendiri....."

Setan Minta Pansiun Dini


Setan : "Ya Tuhan hamba minta pensiun dini saja Tuhan."

Tuhan : "Kenapa kamu minta. pensiun dini padahal kamu yang minta untuk selalu menggoda manusia ?"

Setan : "Hamba minta ampun Ya Tuhan, amit amit sekarang kelakuan manusia sudah melebihi setan, hamba kuatir justru hamba yang tergoda oleh manusia. Makanya hamba minta pensiun dini aja. Misalnya Saja :

 Manusia BERZINA, yang enak dia, yang di salahkan hamba.

 Manusia KORUPSI, dia yang menikmati, katanya digoda hamba.

 Manusia SELINGKUH, dia keenakan, katanya dipengaruhi hamba.

 Manusia ke DISCOUTIQ & Karaoke disana bernyanyi-nyanyi & senggol sana sini, katanya disuruh
HAMBA....

pokoknya HAMBA pensiun aja... manusia kebangetannya bener-bener deh...

Anekdot ini merupakan telaah untuk manusia, betapa manusia ketika kehilangan kemanusiaannya malah lebihi Syetan ........

Sabtu, 05 Oktober 2013

Ganja dan Sufi

Asmat, baru saja bertobat. Ia mulai menyadari masa lalunya dengan narkoba menyesatkan dirinya. Ketika mulai masuk dunia Sufi, Asmat justru kembali ke narkoba lagi. “Kamu kok begitu sih Mat? ”tegur kawannya, Darwis.
“Saya lakukan eksperimen, siapa tahu saya berdzikir sambil mengganja, tambah uueeenak, melayang dzikirku…”
“Kamu memang sudah edan makan semir Mat…”
“Coba Wis, kamu coba. Nganja sambil dzikir pasti enak tenan…”
Darwis nggak habis pikir pandangan Asmat yang kontroversial ini.
“Kamu sudah ghurur Mat. Kamu terkena tipudaya…?”
“Bagaimana kamu bilang begitu. Kan banyak orang berdzikir yang dicari nikmatnya dzikir, bahkan kalau perlu bisa nangis-nangis segala…”
“Lhahadala…Itu to yang membuatmu begitu…”
“Jelaskan?”

“Dzikir itu tujuannya agar bertemu Allah, Musyahadah kepada Allah, hadir di depan Allah. Bukan mencari nikmatnya dzikir atau…. Bisa-bisa kamu melayang nggak karuan campur syetan nanti…”
“Campur syetan bagaimana Wis?”
“Kamu nge-ganja, pasti kamu mengkhayal. Sedangkan hatimu tidak ingin sama sekali bersenang-senang dengan kenikmatan khalamu, hatimu hanya sedang mengingat Allah, bagaimana bisa nyampe pada Allah, kalau yang kau unggulkan, kau senangi selera nafsumu?”
Asmat bengong lagi….

“Sudah begini saja, teruskan nge-ganjamu. Apa kamu nanti bisa bertemu Allah atau bertemu syetan…Coba! Nanti kalau kamu dicabut nyawamu saat kamu nge-ganja sambil dzikir, kamu husnul khotimah apa su’ul khotimah, saya nggak mau ikut-ikut akh…”
Asmat lalu menyedot sekuat-kuatnya ganja yang di tangannya. Semakin lama ia mengkhayal semakin bergentar jantungnya, semakin gelisah dan gundah jiwanya. Diam-diam ia bisa membedakan mana hasrat nafsu dibalik ibadah, hasrat nafsu dengan kemanjaan dan khayalan, dan hasrat hati yang sesungguhnya.
“Wiisss…! Darwiiiiiiiisss! Kamu dimana Wis!...”
Asmat berteriak sekencang-kencangnya.
“Aku sejak tadi disini Mat. Di dekatmu….”
Asmat terkejut dan mulai menangis sesenggukan.

Jumat, 04 Oktober 2013

TEKA TEKI IMAM AL GHOZALI

Wahai sobat renungkan pesan dari Imam Al-Ghazali ketika berkumpul dengan murid-muridnya dan kemudian beliau memberikan pertanyaan teka-teki…

Imam Ghazali : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”
Murid 1 : Orang tua
Murid 2 : Guru
Murid 3 : Teman
Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu adalah janji Allah SWT bahwa setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati (Surah Ali-Imran : 185).
Imam Ghazali : “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?”
Murid 1 : Negeri Cina
Murid 2 : Bulan
Murid 3 : Matahari
Iman Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Imam Ghazali : “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Murid 1 : Gunung
Murid 2 : Matahari
Murid 3 : BumiI
Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf : 179).“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahanam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah SWT) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah SWT), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah SWT). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”.
Imam Ghazali : “Apa yang paling berat di dunia?”
Murid 1 : Baja
Murid 2 : Besi
Murid 3 : Gajah
Imam Ghazali : Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72).
“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat[*] kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh”.
[*]: Yang dimaksud dengan amanat di sini ialah tugas-tugas keagamaan.
Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allad SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka karena gagal memegang amanah. 
Imam Ghazali : “Apa yang paling ringan di dunia ini?”
Murid 1 : Kapas
Murid 2 : Angin
Murid 3 : Debu
Imam Ghazali : Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan sholat.

Imam Ghazali : “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?”
Murid-murid dengan serentak menjawab : Pedang
Imam Ghazali : Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
(Dari Sufinews)

Kamis, 03 Oktober 2013

Elemen Diri Manusia dalam Perspektif Al Qur'an



Agama Islam dan Diri Manusia 

Alloh menjadikan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna, oleh sebab itu Allah menjadikan manusia sebagai khalifa dibumi. Untuk kesempurnaan manusia sebagai khalifah Allah menjadikan 3 unsur pada diri manusia :
1.     Diri Jasadi : dari tanah QS Al Hijr : 28, QS Al Mukminun 12
2.     Diri Nafsani ; yang diilhami dengan fujur dan taqwa, QS. Assyams 7-8
3.     Dirii Rohani ; berasal dar sisi Allah, QS. As Sajadah ; 9   
Tingkatan diri Nafsani :
1.     Nafsul amarah, QS. Yusuf 53
2.     Nafsul lawwamah memiliki kecondongan, tinggal pancaran hati; QS. Al Qiyamah ; 2
3.     Nafsul muthma’innah, QS. Al Fajr 27-28  
4.     Nafsul Mulhimah ; QS Assyams : 7-10
" Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),  Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.  Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,.  Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya."
5.     Nafsul rodliyah ; QS. Al Bayina ; 8
6.     Nafsul Mardliyah QS. Al Fajr : 28
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
7.     Nafsul Kamilah, (fana’ fillah) maqom tertinggi


Macam-macam Diri Rohani :

  1.  Diri rohani menentukan kesempurnaan manusia, QS As Sajadah 32 : 9
  2. Menerima wahyu ; QS An Nahl 16 : 2
  3.  Bersama malaikat berkata benar : QS An Naba’ 38
  4. Manusia tahu Al Qur’an dan Iman : QS As Syura’ 42 ; 52
  5.  Memberi peringata hari kiamat ; Al Mukmin 40 ; 15
  6. Yang berpengetahuan sedikit sekali ; Al Isro’ 85
  7. Tempat bertumpunya Iman ; Al Mujadalah ; 22
  8. Isa adalah Ruh dari Allah ; An Nisa’ 171
  9. Berbentuk manusia sempurna ; QS Maryam 19 ;17
  10. Diri rohani nyang ditiupkan kepada Maryam : QS At Tahrim 12


Rabu, 02 Oktober 2013

Tasawuf




PENGERTIAN
Bahasa
1.  صا ف - يصوف - صوفا
تصوف - يتصوف – تصوف  
   (Bersih)
2. Shaff yang artinya barisan.
3. Dari kata suffat al-masjid  :  serambi masjid.
4. Kata suf  :  wol kasar
Istilah
Ibrahim Hilal ;
Tasawuf adalah memilih jalan hidup secara zuhud, menjauhkan diri dari perhiasan hidup dalam segala bentuknya
Para Ulama sepakat bahwa tasawuf itu berada dalam ihsan : yaitu merasa dilihat oleh Allh SWT ....
BASUNI
n  Al Bidayah  - Al Mujahadah  -Al Mazaqoh (Pengalaman Perasaan Batin)
TASAWUF DAN SYARE’AT
Syeh Amin al Kurdi :
Assyarii’atu hiya alahkaamu al munazzalatu alaa rosulillaahi Saw allati fahhamaha al’ulamaa’u minal kitaabi wassunati nasshon au istinbathon
         Hub. Tasawuf dengan Syari’ah
         Tasawuf dan Ibadah
         Tasawuf dan Ilmu Pengetahuan (Mutakallimin, Al-Falasifah, Assufiyah)
         Tasawuf dan Pengamalan Syari’at
TASAWUF DAN TAREKAT
Pengertian
الطريقة هي العمل بالشريعة والأخذ بعزائمها والبعد عن التساهل فيمالاينبغي التشاهل فيه
  1. Jalan
  2. Metode
  3. Mazhab, aliran, haluan
Hub. Tasawuf dan Tarekat :
          Tasawuf ; Usaha mendekatkan diri pada Allah
         Tarekat : Jalan yang ditempuh oleh orang yang mendekatkan diri kepada Allah
Tasawuf dan hakekat
Hakekat ; kebenaran ; inti dari segala sesuatu yang menjadi jiwa sesuatu. Hakekat ;
حقيقة الكلية
حقيقة الجزئية
Syeh Amin A Kurdi :
3 tingkat/macam hakekat:
1). Terbukanya hijab
2). Bersih dan kosongnya nafsu
3. Menjadi mudah mudah dan gampang melaksanakan amal shaleh
TASAWUF DAN MA’RIFAT
Pengertian ; Tahu, dengan hati sanubari dapat melihat (keagungan)Allah SWT.
Ma’rifat merupakan cahaya yang memancar kedalam hati.
Hubungan :
من عرف نفسه فقد عرف ربه
Zunnun Al Mishri :
عرفت ربي بربي ولولاربي لما عرفت ربي
Al Qusyairi ; 3 alat untuk  berhubungan dengan Allah SWT ; a).Kalbu b). Roh, c). Sirr